Pasha Ungu Tolak Tawaran Film Bersama Kiesha Alvaro karena Belum Siap

Pasha Ungu mengungkapkan alasan di balik keputusannya menolak berbagai tawaran film yang melibatkan putranya, Kiesha Alvaro, termasuk proyek film Komang.
Musisi yang akrab disapa Pasha ini menjelaskan bahwa dirinya belum memiliki kesiapan mental untuk terjun ke dunia seni peran. Meski mendapatkan tawaran untuk beradu akting dengan sang anak, ia memilih untuk tetap fokus pada bidang musik yang selama ini ia tekuni.
Kendala Jadwal dan Kesiapan Akting
Selain faktor kesiapan diri, Pasha menyebutkan bahwa manajemen waktu menjadi hambatan utama dalam menerima tawaran tersebut. Kesibukannya sebagai vokalis dan agenda kegiatan lainnya membuat ia sulit menyisihkan waktu khusus untuk proses produksi film yang intens.
Pasha mengakui bahwa peran dalam sebuah film memerlukan komitmen waktu dan energi yang berbeda dibandingkan dengan performa di atas panggung musik. Ia merasa perlu mempertimbangkan matang-matang sebelum mengambil keputusan untuk memulai karier baru di industri perfilman.
Hubungan dengan Kiesha Alvaro
Meskipun tidak terlibat dalam proyek film yang sama, Pasha tetap memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan karier Kiesha Alvaro. Ia membiarkan sang putra mengeksplorasi kemampuan aktingnya secara mandiri tanpa adanya tekanan untuk harus berkolaborasi secara profesional dalam waktu dekat.
Keputusan ini diambil guna menjaga profesionalitas kerja sekaligus memastikan bahwa jika nantinya ia memutuskan untuk berakting, hal tersebut dilakukan atas dasar kesiapan yang penuh, bukan sekadar tuntutan industri atau kesempatan yang lewat begitu saja.




:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dukung-Inul-Daratista-Tagih-Honor-Miliaran-ke-Stasiun-TV-Aldi-Taher-Hayo-Jangan-Bikin-Malu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307028/original/039864300_1784950167-g_2016_09_14_r_pasha_ungu-20160914-009-busan.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Soal-Dugaan-Eksploitasi-Anak-Antara-Ruben-dan-Sarwendah-Ahli-Hukum-dan-Komnas-Anak-Buka-Suara.jpg)